Negara Maju dan Negara Berkembang
Penggolongan Negara Maju dan berkembang itu berdasarkan
kesejahteraan atau kualitas hidup rakyat.
Negara Maju adalah Negara yang
rakyatnya memiliki kualitas hidup yang tinggi.
Contoh Negara maju
: Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Cina, Singapura,
Polandia, Australia, Kanada, Jerman, Belgia.
Negara Berkembang adalah Negara yang
memiliki kualitas hidup yang kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang
atau dalam perkembangan.
Contoh Negara
berkembang : Malaysia, India, Brazil, Mesir, Meksiko, Argentina, Kenya,
Arab Saudi, dan Indonesia :
1) Indikator/Faktor Kuantitatif (data yang
dapat dihitung) :
1)
Jumlah penduduk
2)
Tingkat Pertumbuhan penduduk
3)
Kepadatan penduduk
4)
Angka beban ketergantungan
5)
Usia harapan hidup
2) Indikator/ faktor Kualitatif (data yang
hanya dapat dibandingkan) :
1)
Etos kerja dan pola pikir
2)
Tingkat pendidikan
3)
Mata pencaharian
4)
Tingkat kesehatan
5)
Pendapatan
Pada tahun 1960
negara didunia dapat dikelompokkan menjadi 3 berdasarkan keadaan politik
dan ekonomi yaitu :
1. Negara Dunia pertama ,meliputi
Negara-negara industri dengan corak ekonomi pasar yang secara luas disebut ’’
Negara-negara kapitalis’’atau ‘’Dunia barat’’ seperti Inggris, Amereka Serikat, Jerman, Prancis,
dan Rusia.
2. Negara Dunia Kedua, meliputi Negara
yang lain kemudian menyusul menjadi Negara industri setelah mereka mampu
menyerap dan mengembangkan teknologi dari dunia pertama seperti Jepang, Italia,
Kanada, Australia, Selandia Baru dan lain lain.
3. Negara Dunia Ketiga yaitu Negara yang
masih tergantung kepada produk- produk agraris
Tahap-Tahap Perkembangan Suatu Negara
Tahapan
perkembangan Negara menurut Walt Whitman Rostow, seseorag ekonom dari Amerika
Serikat , dalam bukunya yang berjudul Stages of Economic Growth ( tahapan tahapan pertumbuhan ekonomi)
terbagi menjadi lima tahapan dengan nama dan ciri ciri berikut :
A.
Tahapan
Masyarakat Tradisional(Traditional Society Stage) dicirikan dengan :
1.
Kondisi masyarakat yang belum produktif
2.
Cara berproduksi dan pola perekonomian yang
dijalankan masih traditional
3.
Sistem dan pola kerja yang telah ada masih
bersifat tradisi/turun temurun
4.
Perekonomian dilakukan untuk memenuhi kebutuhan
sendiri
5.
Mata pencaharian masih mengarah ke sektor
pertanian
B.
Tahapan
prakondisi lepas landas(Preconditionfor Take Off Stage) dicirikan dengan:
1.
Terjadi perubahan pola kerja dan sistem di
segala bidang, baik sosial,ekonomi, budaya, dan politik.
2.
Sudah mengenal dan menggunakan teknologi untuk
lebih produktif dan efisien.
3.
Muncul kesadaran menabung yang lebih produktif
di lembaga lembaga keuangan.
4.
Kegiatan perekonomian terus bergerak kearah
kemajuan .
C.
Tahapan
lepas landas (Take Off Stage) dicirikan dengan:
1.
Semakin berkembangnya usaha usaha produksi
2.
Terciptanya berbagai pembaruan yang lebih
produktif dan efisien disegala bidang.
3.
Sector produksi merupakan sector dominan yang
memacu pertumbuhan ekonomi
4.
Semakin meningkatkan pendapatan perkapita dan
pendapatan nasional
D.
Tahap
Gerak Menuju Kematangan (Drive for Maturity Stage) dicirikan dengan :
1.
Sekor ekonomi mengalami pertumbuhan terus
menerus
2.
Penggunaan teknologi modern pada masyarakat
semakin meluas
3.
Semakin mantapnya struktur ekonomi Negara
4.
Industri modern semakin berkembang. Terutama
industry padat modal.
1. Pendapatan perkapita adalah indikator
terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu Negara. Sebuah
Negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki pendapat perkapita yang
tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan perkapita bukan berarti penentu
kemakuran suatu Negara.
2. Jumlah Penduduk Miskin. Suatu Negara
dikatakan makmur/sejahtera apabila rakyatnya yang hidup miskin berjumlah
sedikit saja.
Tabel Angka kemiskinan di
beberapa Negara Maju
|
No
|
Nama
Negara
|
Jumlah
penduduk miskin rata-rata
|
Tahun
|
|
1.
|
Belanda
|
10,5
|
2005
|
|
2.
|
Perancis
|
6,2
|
2004
|
|
3.
|
Inggris
|
14
|
2006
|
|
4.
|
Amerika Serikat
|
12
|
2004
|
|
5.
|
Korea Selatan
|
15
|
2003
|
Tabel Angka kemiskinan di beberapa Negara Berkembang
|
No
|
Nama
Negara
|
Jumlah
penduduk miskin rata-rata
|
Tahun
|
|
1.
|
Argentina
|
23,4
|
2007
|
|
2.
|
Filipina
|
36,8
|
2006
|
|
3.
|
India
|
80,4
|
2004
|
|
4.
|
Malaysia
|
15,5
|
2003
|
|
5.
|
Mesir
|
16,7
|
2005
|
3. Tingkat Pengangguran
Tabel
Angka Pengangguran di beberapa Negara maju
|
No
|
Nama
Negara
|
Jumlah
pengangguran rata-rata(%)
|
Tahun
|
|
1.
|
Belanda
|
3,20
|
2007
|
|
2.
|
Perancis
|
4,70
|
2007
|
|
3.
|
Inggris
|
5,30
|
2007
|
|
4.
|
Amerika Serikat
|
5,50
|
2007
|
|
5.
|
Korea Selatan
|
2,90
|
2007
|
Tabel
Angka Pengangguran di beberapa Negara Berkembang
|
No
|
Nama
Negara
|
Jumlah
pengangguran rata-rata(%)
|
Tahun
|
|
1.
|
Argentina
|
7,50
|
2007
|
|
2.
|
Filipina
|
7,90
|
2007
|
|
3.
|
India
|
7,20
|
2007
|
|
4.
|
Malaysia
|
3,10
|
2007
|
|
5.
|
Mesir
|
10,10
|
2007
|
Komentar
Posting Komentar