Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup



Hari ini mau bahas tentang perkembangan dan pertumbuhan makhluk hidup, saya ngetik ini dari Lks kelas 8. daripada cuma jadi tumpukan buku. Mending dishare diblog. jadi bermanfaat deh buat orang lain^_^ 

Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran (volume) sel dan jumlah sel yang tidak dapat balik(irreversible). Arti dari Irreversible adalah individu yang telah tumbuh besar tidak akan kembali lagi ke ukuran semula.
Perkembangan adalah suatu perubahan teratur yang sering kali dan sering kali menuju keadaan tinggi (kompleks) atau kedewasaan.
A.Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
1.     Faktor luar (lingkungan) antara lain manusia, air, cahaya, suhu, oksigen, dan kelembaban.
2.     Faktor dalam (faktor dari dalam tubuh organisme) antara lain gen (pembawa sifat keturunan) dan Hormon.
Hormon tumbuhan atau fitohormon adalah senyawa organik yang dibuat pada suatu bagian tumbuhan kemudian diangkut ke bagian lain, yang dengan konsentrasi yang rendah menyebabkan suatu dampak fisiologis.
Beberapa hormon tumbuhan antara lain:
1.     Auksin (ditemukan oleh F.W.Went tahun 1926-1928) yang memiliki fungsi mengatur pembesaran sel dan memacu pemanjangan sel di daerah belakang meristem ujung, merangsang pertumbuhan sel-sel kambiun, meningkatkan perkembangan bunga dan buah, merangsang perkembangan akar lateral, dan menyebabkan pembengkokan batang.
2.     Asam kabisat yang berfungsi menghambat pembelahan dan pemanjangan sel, membantu dormansi, dan menunda pertumbuhan.
3.     Giberelin (ditemukan oleh F.Kurusawa tahun 1926) yang memiliki fungsi merangsang pembelahan sel, perkecambahan, pembentukan tunas, mempercepat munculnya bunga dan buah secara partenokarpi(tanpa fertilisasi)
4.     Sitokinin (ditemukan oleh Folke Skog tahun 1950) yang memiliki fungsi merangsang pembelahan sel (sitokenesis), pembentukan tunas ketiak batang dan tunas pada kalus, menghambat efek auksin, menunda penuaan dan mempertahankan kesegaran jaringan.
5.     Gas Etilen (ditemukan oleh R.Gane tahun 1934) yang memiliki fungsi mempercepat pemasakan buah, menyebabkan batang menjadi tebal untuk menahan pengaruh angina.
6.     Asam Traumalin yang biasa dianggap hormon luka, karena merangsang pembelahan sel di bagian tumbuhan yang luka. Dengan demikian kan bagian yang luka jadi ketutup.
7.     Kalin yang memiliki fungsi merangsang pembentukan organ tumbuhan, Kalin dibedakan atas:
a.     Rizokalin untuk merangsang pertumbuhan akar.
b.     Kaulokalin untuk merangsang pembentukan batang.
c.      Filokalin untuk merangsang pembentukan daun
d.     Antokalin untuk merangsang pembentukan bunga
Perkecambahan adalah proses pertumbuhan dan perkembangan embrio pada tumbuhan. Berdasarkan kotiledonnya, ada dua tipe perkecambahan yaitu :
a.     Perkecambahan hipogeal yaitu perkecambahan jika kotiledon dan endosprema tetap berada di dalam tanah. Contohnya itu kacang tanah dan kacang merah (note: inget bukan dikacangin ya contohnya :v #abaikan)
b.     Perkecambahan Epigeal yaitu perkecambahan jika kotiledonnya berada diatas tanah. Contohnya kacang hijau
Pertumbuhan pada tumbuhan dibedakan menjadi dua yaitu :
1.     Pertumbuhan primer terjadi akibat aktivitas sel-sel meristem yang terdapat pada ujung batang dan ujung akar yang menyebabkan akar dan batang tumbuh memanjang. Pertumbuhan batang dapat diukur secara kuantitatif dengan alat auksanometer
Daerah pertumbuhan akar dan batang dibedakan menjadi tiga yaitu :
a.     Daerah pembelahan sel terdapat pada bagian ujung. Sel-sel didaerah ini aktif membelah dan sifatnya tetap meristematis.
b.     Daerah pemanjang sel terletak di belakang daerah pembelahan yang semua selnya dapat memanjang dan membesar.
c.      Daerah diferensiasi merupakan daerah yang sel-selnya berkembang menjadi sel yang memiliki struktur dan fungsi khusus.
2.     Pertumbuhan sekunder mengarah pada pertambahan besar pada batang. Pertumbuhan sekundr ini disebabkan oleh aktivitas meristem sekunder, seperti tumbuhan dikotil.
Xylem yang sudah tua berkembang menjadi kayu sedangkan Floem yang sudah tua berkembang menjadi kulit.
Metamorfosis adalah perubahan bentuk dari satu fase ke fase berikutnya hingga menjadi organisme dewasa. Metamorfosis ada 2 dua yaitu :
-         Metamorfosis sempurna (Holometabola)
Bermula dari telur -> larva -> pupa -> imago
Contoh : Kupu-kupu, lalat, nyamuk, semut, lebah, katak dan capung
-         Metamorfosis tidak sempurna (Hemimetabola)
Bermula dari telur -> nimfa -> imago
Contoh : belalang, kalajengking, laba-laba, anjing, jangkrik, kecoa, laron, dan lipan
Metagenesis adalah pergiliran keturunan yaitu pergiliran daur hidup antara generasi yang berkembang biak secara seksual dan aseksual. Contoh : Tumbuhan lumut, tumbuhan paku, dan tumbuhan berbiji
Yang dibawah ini sedikit soal yang udah langsung dijawab J
Generasi Gametofit artinya generasi yang menghasilkan gamet/sel kelamin Generasi Sporofit artinya generasi yang menghasilkan spora.
Metagenesis pertumbuhan lumut 46 buah / 23 pasang 2n bersifat diploid
Urutan perkembangan sel telur yang dibuahi adalah
 Zigot -> Morula -> Blastula -> gastrula -> Organonesis
Spora tumbuhan paku bila jatuh ditempat yang cocok akan tumbuh protonema
Gametofit betina pada tumbuhan lumut disebut arkegonium
Pada metagenesis tumbuhan paku, protalium akan tumbuh menghasilkan anterium dan arkegonium

Semoga bermanfaat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Cerita Pendek (Cerpen) Bahasa Bali

My Beloved Strange Angel Part 10: My New Class

Contoh Bukti Kas Masuk, Kas Keluar, Memorial, Faktur, Memo Kredit dan Memo Debet dalam Akuntansi